Pisang
Monday, July 28th, 2008Udara panas, capai pula. Huih…kebayang dong…dah panas, capai, letih, mata ngantuk!! Hari minggu, 27 Juli kemarin, mobil and her name is MARI (Red Starlet ‘95 yang penuh histories abiesssss…makanya gue sayang banget sama ini boil)sedang ke dokter alies Bengkel. Entah kenapa itu si MARI sedang sakit-sakitan. Sampai berapa kali ke dokter untuk menyembuhkan penyakitnya. Macam-macamlah. Mungkin memang sudah waktunya. Berhubung si MARI sedang di colek-colek and digelitikin dengan dokternya, yaaa gue sama orang yang sayangin ngak mo gangguin. Soalnya mereka messsraaa banget. Sampai-sampai bikin mata gue dan "my suit-suit" pegel and rada-rada ngantuk. Kebetulan semalam kita habis online (hehehhe nyobain Rp. 1,-/telpon….ternyata pengorbanan yang harus dibalas yaa mata kudu melek). Nah, alkisah kita juga rada-rada begah dan kita berdua memutuskan untuk jalan-jalan dulu. Ya…jalan-jalan selama 15 menit sekalian cari cemilan. Ternyata cemilan yang menggiurkan saat itu adalah rujak buah. Kebetulan segerobak dengan gado-gado. Nah, kita memutuskan membelinya. Gue minta yang pedessssssssssssssssssssssssss banget. Proses pembuatan sambal pun berjalan. Huihh…. kayaknya mantap banget…and benar-benar menggugah selera. Tapi hanya gue aja yang beli rujak. Yang lain pada beli gado-gado. Banyak juga. Nah, gue bilang sama abangnya "bang, jangan pakai pepaya, ya." Wah…karena gue terpesona dengan cara ngulek si abang rujak and mpok gado-gado plus mata rada-rada ngantuk, walhasil pikiran ngan fokus. Eh trus abangnya tanya " mbak, tadi ngak mau pakai apa?" berhubung gue ngak denger, gue di towel sama "my suit suit" trus akhirnya gue jawab dengan agak keras "Pisang!" Sumpah…otomatis orang-orang yang ada disitu sampai menghentikan kegiatannya. Si mpok berhenti ngulek, si abang berhenti, pelanggan yang nunggu alies waiting list bengong berikut yang sedang makan semuanya nengok ke arah gue. Trus my suit-suit sampe towel and bilang "pepaya kali." sambil bisik-bisik. Duh….sumpe gue malu abies….kenapa bisa pisang seh? jauh banget kan bedanya? and sejak kapan pula rujak pakai pisang?